Kode pemrograman ChatGPT beta android yang menampilkan fitur search ads.

​​Kabar mengejutkan datang bagi pengguna setia AI. OpenAI disebut tengah bersiap menyisipkan iklan ke dalam ekosistem ChatGPT. Indikasi kuat ini muncul setelah ditemukannya kode internal pada aplikasi versi beta Android (v1.2025.329), yang memicu spekulasi bahwa model bisnis "bersih dan bebas gangguan" yang selama ini menjadi andalan mungkin akan segera berakhir.

​Jejak Kode "Search Ads" di Versi Beta

​Laporan ini bermula dari temuan jeli seorang pengguna X (Twitter) bernama Tibor. Pada 29 November, ia mengungkap sejumlah entri kode baru yang tidak lazim dalam struktur aplikasi ChatGPT.

​bazaar content

​search ad

​search ads carousel

​Istilah-istilah teknis tersebut menjadi indikator kuat bahwa infrastruktur periklanan sedang dibangun di balik layar, bukan sekadar wacana di atas kertas.

​Di Mana Iklan Akan Muncul?

​Mengutip laporan dari Bleeping Computer, besar kemungkinan iklan akan debut pertama kali pada fitur pencarian (Search) di dalam ChatGPT. Namun, laporan tersebut juga memberi catatan peringatan bahwa batasan ini "tidak akan bertahan lama". Hal ini mengisyaratkan potensi ekspansi iklan ke elemen antarmuka lain, seperti di sela-sela percakapan atau sidebar.

​Selama ini, ChatGPT dikenal sebagai antarmuka yang bersih—tanpa banner, pop-up, atau dorongan produk yang agresif. Perubahan ini tentu akan menjadi pergeseran drastis bagi pengalaman pengguna (UX).

​Dilema Monetisasi: Langganan vs Iklan

​Isu ini sebenarnya selaras dengan sinyal yang pernah diberikan oleh Nick Turley, Kepala Produk ChatGPT. Pada Agustus lalu, Turley menyatakan "tidak sepenuhnya menutup kemungkinan" adanya integrasi iklan, meski ia menekankan perlunya kehati-hatian tingkat tinggi.

​"OpenAI harus mempertimbangkan cara memasukkan iklan agar tetap selaras dengan tujuan pengguna," ujar Turley kala itu.

​Turley menyadari bahwa ChatGPT mungkin bukan "kanvas" paling ideal untuk iklan tradisional. Terlebih lagi, OpenAI saat ini menikmati pertumbuhan pesat dari model berlangganan (subscription). Namun, temuan kode terbaru ini seolah mengonfirmasi bahwa OpenAI sedang membuka pintu alternatif pendapatan selain biaya langganan pengguna.

​Masa Depan AI Generatif

​Bocoran ini memantik perdebatan hangat di komunitas teknologi. Pertanyaan besarnya: Apakah kehadiran iklan akan menggerus kepercayaan pengguna terhadap netralitas jawaban AI? Atau ini hanya eksperimen internal yang tidak akan pernah dirilis ke publik?

​Waktu yang akan menjawab. Namun satu hal yang pasti, OpenAI sedang bersiap mengguncang ulang standar pengalaman AI modern yang selama ini kita kenal.