Cara mengatasi skor DMS MyASN nol dan panduan upload dokumen di asndigital bkn

​Skor DMS (Document Management System) dan Indeks Profesionalitas (IP) ASN seringkali menjadi kendala bagi para Aparatur Sipil Negara. Sepeeti halnya Anda, di luar sana mungkin banyak yang mengeluhkan skor tetap nol atau tidak muncul meski sudah login. Padahal, kelengkapan data di portal MyASN (sebelumnya dikenal sebagai MySAPK) sangat berpengaruh pada penilaian kinerja, promosi, hingga administrasi kepegawaian secara nasional.

​Mengapa hal ini terjadi dan bagaimana cara mengatasinya? Simak panduan lengkap pemutakhiran data mandiri berikut ini.

​Mengapa Skor DMS MyASN Tidak Muncul atau Nol?

​Penyebab utama skor DMS tidak muncul biasanya bukan karena sistem error, melainkan karena Data Mandiri belum diinput atau belum diverifikasi oleh admin unit kerja (BKPSDM/BKN).

​Skor DMS mengukur kelengkapan arsip digital Anda. Jika dokumen krusial seperti riwayat pangkat, pendidikan, atau jabatan belum diunggah, maka sistem tidak memiliki dasar untuk memberikan nilai. Selain itu, ada masa sinkronisasi data antara MyASN dengan database SIASN BKN yang memakan waktu 24-48 jam setelah data disetujui.

​8 Data Utama yang Wajib Diperbarui Secara Mandiri

​Berdasarkan ketentuan terbaru, terdapat 8 poin prioritas yang Anda dapat perbarui sendiri tanpa harus menunggu input dari pusat. Pastikan menu-menu berikut sudah terisi.

​Profil Pribadi. Meliputi verifikasi NIK (sinkronisasi Dukcapil), gelar depan/belakang, dan foto terbaru.

​Riwayat Jabatan. Wajib mengunggah SK Jabatan terbaru agar jenjang karier tercatat resmi.

​Riwayat Pendidikan. Input data ijazah dan transkrip nilai sebagai basis kualifikasi.

​Data Keluarga. Informasi orang tua, pasangan, dan anak untuk kelengkapan administrasi.

​Riwayat Organisasi. Mencatat keaktifan di organisasi profesi atau kemasyarakatan.

​Diklat Struktural. Rekam jejak pelatihan kepemimpinan yang pernah diikuti.

​Riwayat Sertifikasi/Profesi. Khusus untuk tenaga pendidik, medis, atau pemilik sertifikat kompetensi lainnya.

​Riwayat Penghargaan. Seperti Satya Lencana atau ASN Teladan sebagai indikator integritas.

​Panduan Cara Update Data di MyASN agar Skor Muncul

​Untuk melakukan pemutakhiran data mandiri, ikuti langkah-langkah teknis berikut agar tidak gagal sistem.

​1. Akses Portal Resmi

​Gunakan browser (rekomendasi Google Chrome) dan buka laman asndigital.bkn.go.id. Masukkan NIP dan Password Anda.

​2. Langkah Upload Dokumen

​Pilih menu "Perbarui Data Mandiri".

​Isi kolom yang bertanda bintang merah (*).

Gunakan format PDF untuk dokumen (SK, Ijazah, Sertifikat) dan JPG untuk foto. Perhatikan juga ukuran file antara 400 KB hingga 800 KB. Hal ini lantaran file di bawah 100 KB seringkali dianggap blur oleh sistem, sementara di atas 1 MB berisiko gagal unggah.

​Klik "Submit" untuk mendapatkan approval admin.

Sebelum mengunggah dokumen ke portal MyASN, pastikan file Anda telah memenuhi standar teknis berikut agar tidak muncul notifikasi 'Gagal Upload' atau 'File Corrupt.

Jenis Dokumen Format File Ukuran (Rekomendasi) Catatan Penting
SK Jabatan / Pangkat PDF 400 KB – 800 KB Scan asli (berwarna), bukan fotokopi.
Ijazah & Transkrip PDF 500 KB – 800 KB Nomor ijazah harus terlihat jelas.
Sertifikat Diklat/Profesi PDF 300 KB – 600 KB File tidak boleh diproteksi password.
Pas Foto Terbaru JPG / JPEG 100 KB – 300 KB Latar belakang merah/biru sesuai instansi.
Dokumen Keluarga (KK/Akta) PDF 400 KB – 800 KB Data harus sesuai dengan NIK Dukcapil.
Piagam Penghargaan PDF 300 KB – 700 KB Scan seluruh halaman dokumen asli.

*Tabel Standar Spesifikasi Dokumen MyASN 2026

Agar diingat, setelah upload, status akan menjadi "Input Baru". Anda harus menunggu verifikasi BKSDM hingga status berubah menjadi "Selesai" agar skor DMS otomatis naik.

​Solusi Lupa Password & Kehilangan Akses Google Authenticator

​Tak sedikit ASN terkendala pada lapisan keamanan MFA (Multi-Factor Authentication). Jika Anda kehilangan akses ke HP atau kode OTP tidak valid, ikuti langkah di bawah ini.

​Cara Reset Password & Akun

​Buka laman asndigital.bkn.go.id, klik logo BKN, lalu pilih Login.

​Klik Reset, masukkan NIP dan kode captcha.

​Masukkan alamat email yang terdaftar di SIASN. Cek kotak masuk/spam untuk melihat kode reset.

​Buat password baru (minimal 12 karakter, kombinasi huruf besar, kecil, angka, dan simbol).

​Cara Aktivasi MFA (Google Authenticator)

​Agar akun aman dan skor terpantau, aktifkan MFA dengan cara:

​Install aplikasi Google Authenticator di Play Store/App Store.

​Pastikan Zona Waktu di HP disetel ke Otomatis supaya kode OTP sinkron dengan server BKN.

​Login ke MyASN melalui laptop, kosongkan kolom OTP, lalu klik masuk.

​Pilih "Aktifkan MFA", lalu Scan QR Code yang muncul di layar laptop menggunakan aplikasi Google Authenticator di HP Anda.

​Masukkan 6 digit kode yang muncul dan klik Submit.

​BACA JUGA: Cara Baca Hasil Profiling ProASN 2025: Arti Level & Panduan Integrasi SIASN – Pahami keterkaitan antara data MyASN Anda dengan hasil profiling kompetensi di sistem SIASN terbaru.

Akhir Kata

​Memperbarui data MyASN bukan sekadar kewajiban, tapi perlindungan terhadap hak karier Anda sebagai ASN. Jika skor DMS masih nihil setelah update, pastikan kembali dokumen tidak dalam kondisi password-protected atau corrupt.

​Apakah data Anda sudah valid hari ini? Segera cek MyASN dan lakukan pembaruan data mandiri sekarang juga untuk meningkatkan Indeks Profesionalitas Anda.